SURABAYA, KORAN ONLINE JATIM — Tonggak sejarah baru sistem transportasi massal berbasis rel modern di Jawa Timur resmi ditandai hari ini. Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Kementerian Perhubungan dan konsorsium infrastruktur nasional secara resmi memulai peletakan batu pertama (groundbreaking) koridor satu proyek MRT dan LRT aglomerasi Surabaya Raya (Surabaya – Sidoarjo – Gresik).
Solusi Konkret Mengurai Kemacetan Aglomerasi
Proyek multi-years strategis ini dirancang membentang sepanjang 34,2 kilometer pada fase awal, menghubungkan titik sentral Stasiun Pasar Turi, kawasan pusat bisnis Jalan Tunjungan, Terminal Purabaya Bungurasih, hingga Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo.
"Aglomerasi Surabaya Raya menyumbang perputaran ekonomi hampir 50 persen dari total PDRB Jawa Timur. Kehadiran MRT dan LRT bukan lagi sekadar impian, melainkan kebutuhan mendesak untuk memangkas waktu tempuh pekerja komuter hingga 60 persen," tegas Gubernur Jawa Timur dalam pidato peresmian di Surabaya.
Spesifikasi dan Fitur Ramah Lingkungan
Koran Online Jatim mencatat sejumlah inovasi mutakhir yang diadopsi dalam proyek perkeretaapian metropolitan ini:
- Tenaga Elektrik Rendah Emisi: Seluruh armada menggunakan rolling stock generasi terbaru dengan sistem regeneratif tenaga surya pada depo dan stasiun transit.
- Sistem Pembayaran Terpadu: Satu kartu dan satu aplikasi QRIS terintegrasi dengan Trans Semanggi Suroboyo, WiraWiri, dan Suroboyo Bus.
- Aksesibilitas Universal: Fasilitas ramah disabilitas, lift platform cepat, serta jalur khusus sepeda lipat di tiap gerbong.
💡 Fakta Kunci Proyek
Target penyelesaian tahap pertama koridor Utara-Selatan diproyeksikan mulai beroperasi komersial pada akhir kuartal ketiga 2027 dengan perkiraan daya angkut awal 120.000 penumpang per hari.
Dukungan Masyarakat dan Pelaku Usaha
Pelaku UMKM dan pengusaha logistik di sepanjang koridor menyambut penuh optimisme realisasi proyek ini. Penataan stasiun terpadu berbasis Transit-Oriented Development (TOD) dipastikan melibatkan ruang komersial eksklusif bagi produk lokal unggulan Jawa Timur.