Senin, 28 September 2026 | 16:51 WIB (Surabaya) | Surabaya 32°C Malang 24°C
KJ JATIM
KORAN JATIM SUARA & TREN TERKINI JAWA TIMUR
HOTLINE REDAKSI SIAGA 24 JAM
Layanan Pengaduan & Hak Jawab Warga Jatim
+62 812-3344-5566 • redaksi@koranonlinejatim.my.id
KILAT JATIM
Beranda / Tren Viral / Penemuan Air Terjun Tujuh Tingkat di...
Tren Viral

Penemuan Air Terjun Tujuh Tingkat di Pegunungan Meratus Kalsel Pukau Petualang: Jalur Masih Sangat Alami

A
Liputan: admin
Wartawan Koran Online Jatim
•
Kamis, 17 September 2026
•
Waktu Baca: 3 Menit
Penemuan Air Terjun Tujuh Tingkat di Pegunungan Meratus Kalsel Pukau Petualang: Jalur Masih Sangat Alami
Standar Verifikasi & Independensi Pers
Berita ini telah melalui proses konfirmasi narasumber primer dan pedoman cek fakta Dewan Pers.
Hak Jawab

HULU SUNGAI TENGAH, BERITA VIRAL TERKINI — Sebuah keajaiban alam tersembunyi kembali tersingkap dari lebatnya belantara hutan hujan tropis Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan. Sekelompok pemuda pemandu wisata alam dan petualang lokal asal Barabai berhasil mendokumentasikan keberadaan air terjun bertingkat tujuh yang aliran airnya masih sangat perawan dan belum pernah terpetakan di dokumen resmi pariwisata daerah.

Ekspedisi penelusuran yang memakan waktu jalan kaki menembus rimbun kanopi hutan selama hampir lima jam tersebut berbuah manis ketika suara gemuruh air pegunungan menyambut langkah kaki tim di lembah tersembunyi yang diapit tebing batu karst menjulang tinggi. Pemandangan air jernih yang mengalir deras di antara bebatuan lumut purba memberikan sensasi ketenangan luar biasa bagi siapapun yang memandangnya.

Jalur Terjal Menembus Kawasan Hutan Adat Dayak Meratus

Perjalanan menuju titik air terjun ini bukanlah rute wisata santai bagi pejalan kaki pemula. Tim ekspedisi harus menyisir punggung bukit terjal berkemiringan hampir enam puluh derajat serta menyeberangi lima anak sungai berarus deras dengan batu-batu kali yang licin berlumut basah.

Koordinator tim penjelajah Rimba Meratus, Arifin Noor (32), menuturkan bahwa langkah penanganan ini membutuhkan ketelatenan tinggi. "Petunjuk awal mengenai keberadaan air terjun megah ini bermula dari cerita lisan tetua adat Dayak di perkampungan hulu Sungai Benawa. Warga menyebutnya Riam Tujuh Bidadari karena tiap tingkatannya membentuk kolam alami bertingkat yang airnya bergradasi hijau toska transparan. Kami harus berhati-hati melangkah agar tidak tergelincir ke dalam ceruk tebing berbatu." ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi.

Ketinggian masing-masing undakan air terjun bervariasi mulai dari empat meter pada tingkatan terbawah hingga undakan tertinggi di lantai tujuh yang mencapai dua puluh lima meter. Butiran embun air dingin yang berhembus terbawa angin menciptakan suasana sejuk alami yang mampu melunturkan seluruh kelelahan fisik setelah berjam-jam berjalan kaki di bawah terik khatulistiwa.

Komitmen Menjaga Kelestarian dan Larangan Membuang Sampah

Kabar mengenai keindahan riam tujuh tingkat ini seketika menyebar luas di media sosial setelah beberapa cuplikan video udara drone dibagikan oleh tim ekspedisi. Menanggapi lonjakan minat warga yang hendak berkunjung, perangkat desa bersama lembaga adat setempat bergerak cepat menyusun aturan perlindungan lingkungan yang sangat ketat.

Apresiasi serupa diungkapkan oleh Kepala Desa Haruyan Dayak, Pak Murhan (51), yang menyaksikan langsung dampak nyata kegiatan tersebut. "Hutan Meratus adalah paru-paru sekaligus benteng mata air kehidupan kami. Kami tidak ingin tempat suci yang indah dan asri ini mendadak rusak oleh serbuan wisatawan yang tidak bertanggung jawab. Setiap pengunjung yang hendak masuk wajib melapor di pos desa, didampingi pemandu lokal, dan seluruh kantong sampah bawaan wajib dibawa pulang kembali ke kota tanpa sisa." tuturnya dengan mata berbinar.

Pemeriksaan barang bawaan dilakukan secara berlapis di pintu masuk hutan adat guna mencegah adanya pengunjung yang membawa kemasan styrofoam sekali pakai atau korek api terbuka yang berpotensi memicu bahaya kebakaran hutan saat musim kemarau berlangsung.

Panduan Penting Bagi Wisatawan yang Hendak Berkunjung

Bagi para penikmat alam bebas yang berencana mengagumi keindahan air terjun tujuh tingkat ini, terdapat beberapa panduan persiapan fisik dan perlengkapan esensial yang wajib dipatuhi sebelum memulai penjelajahan:

  • Kondisi Fisik Prima: Pastikan stamina tubuh dalam keadaan fit karena rute jalan kaki membutuhkan daya tahan fisik menanjak bukit selama 4 hingga 5 jam pulang pergi.
  • Perlengkapan Outdoor Memadai: Gunakan sepatu trekking bergerigi anti-selip, bawa jas hujan tahan air, obat pribadi, serta persediaan air minum yang cukup di dalam ransel kedap air.
  • Gunakan Jasa Pemandu Lokal: Jangan pernah mencoba menjelajahi belantara Meratus seorang diri tanpa ditemani pemandu warga lokal yang hafal seluk-beluk arah jalur hutan adat.

Pengembangan ekowisata berbasis komunitas di kawasan Pegunungan Meratus ini membuktikan bahwa kelestarian hutan adat dan potensi wisata alam dapat berjalan beriringan secara harmonis, memberikan penghidupan ekonomi baru bagi warga pedesaan sekaligus merawat keaslian alam nusantara untuk generasi masa depan.

Berita Jawa Timur Lainnya

Tulis Komentar atau Opini Baru

Nama, email, dan website bersifat opsional (boleh dikosongkan). Anda bisa langsung mengetik opini Anda dan menekan tombol Kirim.

Beranda Surabaya Viral Cari Menu
KORAN JATIM