Senin, 28 September 2026 | 16:50 WIB (Surabaya) | Surabaya 32°C Malang 24°C
KJ JATIM
KORAN JATIM SUARA & TREN TERKINI JAWA TIMUR
HOTLINE REDAKSI SIAGA 24 JAM
Layanan Pengaduan & Hak Jawab Warga Jatim
+62 812-3344-5566 • redaksi@koranonlinejatim.my.id
KILAT JATIM
Beranda / Gaya Hidup / Tren Seduhan Teh Fermentasi Kombucha Rumahan...
Gaya Hidup

Tren Seduhan Teh Fermentasi Kombucha Rumahan Aneka Rasa Buah: Minuman Sehat Kaya Probiotik Pencernaan

A
Liputan: admin
Wartawan Koran Online Jatim
•
Kamis, 17 September 2026
•
Waktu Baca: 3 Menit
Tren Seduhan Teh Fermentasi Kombucha Rumahan Aneka Rasa Buah: Minuman Sehat Kaya Probiotik Pencernaan
Standar Verifikasi & Independensi Pers
Berita ini telah melalui proses konfirmasi narasumber primer dan pedoman cek fakta Dewan Pers.
Hak Jawab

BANDUNG, BERITA VIRAL TERKINI — Kesadaran masyarakat perkotaan akan pentingnya menjaga keseimbangan mikrobioma usus sebagai poros utama sistem imunitas tubuh memicu lahirnya hobi baru di dapur rumah tangga. Minuman teh fermentasi kuno asal Asia Timur bernama kombucha mendadak menjadi primadona gaya hidup sehat baru yang digandrungi kalangan ibu muda dan pekerja kreatif di kota kembang Bandung.

Kombucha yang dihasilkan dari proses fermentasi air seduhan teh manis menggunakan koloni kultur simbiotik bakteri dan ragi (*SCOBY*) ini memancarkan cita rasa asam manis menyegarkan dengan semburat soda berkarbonasi alami yang kaya akan asam asetat, vitamin B kompleks, dan miliaran bakteri probiotik hidup.

Mengenal Jamur SCOBY Sang Agen Fermentasi Alami

Bentuk fisik SCOBY yang menyerupai piringan kenyal berwarna putih krem mengapung di permukaan toples kaca menjadi kunci keajaiban fermentasi teh kombucha.

Pegiat fermentasi pangan nabati di Dago Bandung, Nadia Paramita (31), menuturkan bahwa langkah penanganan ini membutuhkan ketelatenan tinggi. "SCOBY adalah rumah simbiotik mikroorganisme baik yang memakan zat gula sukrosa dalam seduhan teh hitam atau teh hijau. Dalam waktu fermentasi tujuh hingga sepuluh hari di suhu ruang gelap, bakteri baik akan mengubah gula menjadi asam organik sehat, polifenol antioksidan tinggi, dan gas gelembung alami tanpa bantuan bahan pengawet sintetis sama sekali." ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi.

Proses fermentasi tahap pertama menghasilkan cairan teh asam segar yang kemudian dapat difermentasi tahap kedua di dalam botol kedap udara dengan menambahkan sari buah tropis segar.

Kreasi Rasa Buah Tropis Lokal Nusantara

Kreativitas para peracik kombucha rumahan di Bandung melahirkan varian rasa eksotis yang memadukan potongan buah nanas madu Subang, markisa Brastagi, jahe merah emprit, hingga seduhan bunga telang biru yang memikat mata.

Apresiasi serupa diungkapkan oleh Seorang penikmat kombucha asal Bandung, Kevin Sanjaya (27), yang menyaksikan langsung dampak nyata kegiatan tersebut. "Dulu saya pecandu berat minuman soda kaleng bergula tinggi yang bikin perut begah dan gampang jerawatan. Sejak ganti minum kombucha rasa jahe nanas dingin setiap siang, pencernaan jadi sangat lancar, perut terasa enteng, dan kekebalan tubuh meningkat tidak gampang flu walau sering lembur kerja." tuturnya dengan mata berbinar.

Kandungan asam glukuronat di dalam kombucha juga terbukti membantu proses detoksifikasi alami racun hepar di organ hati manusia.

Panduan Sterilisasi Aman Meracik Kombucha di Rumah

Mengingat fermentasi melibatkan kultur mikrobiologi hidup, perhatikan protokol kebersihan dasar sebelum memulai seduhan kombucha rumahan:

  • Gunakan Toples Kaca Steril: Hindari wadah berbahan logam atau plastik reaktif karena asam kombucha dapat mengikis bahan kimia berbahaya ke dalam minuman.
  • Tutup Kain Serat Rapat: Tutup mulut toples menggunakan kain katun bersih yang diikat karet kencang agar udara tetap masuk namun terlindung dari debu dan lalat buah.
  • Perhatikan Tanda Kontaminasi: Jika di permukaan SCOBY muncul bintik jamur berbulu warna hitam, hijau, atau biru, segera buang seluruh cairan dan mulai kembali dengan kultur baru.

Meracik teh fermentasi kombucha di meja dapur rumah bukan sekadar tren minuman kekinian, melainkan ikhtiar mandiri dalam merawat kesehatan ekosistem pencernaan keluarga secara alami, murah, dan menyenangkan.

Dukungan regulasi pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat luas menjadi faktor kunci agar inisiatif dan terobosan ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan, menghadirkan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat serta kemajuan sektor terkait di tingkat nasional.

Melalui semangat gotong royong dan pemanfaatan teknologi tepat guna, berbagai tantangan di lapangan dapat diurai secara bertahap demi mewujudkan tatanan kehidupan yang lebih maju, mandiri, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan warga.

Berita Jawa Timur Lainnya

Tulis Komentar atau Opini Baru

Nama, email, dan website bersifat opsional (boleh dikosongkan). Anda bisa langsung mengetik opini Anda dan menekan tombol Kirim.

Beranda Surabaya Viral Cari Menu
KORAN JATIM