Senin, 28 September 2026 | 16:50 WIB (Surabaya) | Surabaya 32°C Malang 24°C
KJ JATIM
KORAN JATIM SUARA & TREN TERKINI JAWA TIMUR
HOTLINE REDAKSI SIAGA 24 JAM
Layanan Pengaduan & Hak Jawab Warga Jatim
+62 812-3344-5566 • redaksi@koranonlinejatim.my.id
KILAT JATIM
Beranda / Teknologi & AI / Robot Humanoid Mulai Diuji Coba di...
Teknologi & AI

Robot Humanoid Mulai Diuji Coba di Pabrik Cikarang: Bantu Pekerjaan Berat Teknisi Lapangan

A
Liputan: admin
Wartawan Koran Online Jatim
•
Kamis, 17 September 2026
•
Waktu Baca: 3 Menit
Robot Humanoid Mulai Diuji Coba di Pabrik Cikarang: Bantu Pekerjaan Berat Teknisi Lapangan
Standar Verifikasi & Independensi Pers
Berita ini telah melalui proses konfirmasi narasumber primer dan pedoman cek fakta Dewan Pers.
Hak Jawab

CIKARANG, BERITA VIRAL TERKINI — Suasana di salah satu pabrik perakitan kawasan GIIC Cikarang, Jawa Barat, tampak berbeda dari biasanya. Di antara deretan mesin konvensional dan teknisi berbaju seragam biru, sesosok robot berpostur manusia setinggi 172 sentimeter terlihat sibuk memindahkan komponen mikro dengan kedua tangannya.

Melihat Lebih Dekat Uji Coba Lapangan

Kabar soal keberadaan robot humanoid bertenaga kecerdasan buatan ini langsung ramai diperbincangkan setelah rekaman videonya viral di media sosial. Banyak warganet yang penasaran, apakah robot tersebut benar-benar dipakai bekerja sehari-hari atau sekadar barang pameran.

Faktanya, unit robot bernama seri Bionix-V ini memang sedang menjalani uji coba kerja nyata di jalur perakitan elektronik otomotif. Robot ini bertugas mengambil komponen sirkuit kecil dari wadah, memeriksanya dengan sensor kamera, lalu memasangnya ke modul panel secara presisi. Dalam pengujian selama tiga pekan, tingkat akurasinya tercatat sangat rapi di angka 99,9 persen.

“Awalnya teman-teman teknisi di sini sempat canggung dan bertanya-tanya, apakah posisi mereka bakal tergeser. Tapi setelah jalan bareng, robot ini justru sangat membantu. Pekerjaan yang repetitif dan bikin cepat pegal diambil alih sama dia, jadi anak-anak bisa fokus ke quality control dan setelan sistem,” cerita Dedi Kurniawan, salah satu supervisor perakitan yang kami temui di lokasi pabrik.

Fitur dan Cara Kerja di Tengah Pekerja Manusia

Berbeda dengan lengan robot pabrik biasa yang gerakannya kaku dan harus dipagari besi pengaman, robot humanoid ini bisa berjalan di lantai pabrik tanpa rel khusus. Berikut beberapa catatan teknis selama uji coba:

  • Sensor Penglihatan 3D: Di kepalanya terpasang sensor LiDAR dan kamera ganda yang membaca kondisi sekitar 120 kali per detik. Kalau ada pekerja melintas di depannya dalam jarak 2 meter, robot langsung berhenti otomatis untuk menghindari benturan.
  • Jari Robotik Sensitif: Ujung jarinya dilapisi bantalan silikon bersensor tekanan. Dia bisa memegang kaca rapuh tanpa pecah, tapi juga cukup kuat mengangkat beban part seberat 15 kilogram.
  • Baterai Tahan 8 Jam: Robot ini sanggup beroperasi penuh selama satu shift kerja sebelum meluncur sendiri ke stasiun pengisian daya nirkabel selama 30 menit.

💡 Fakta di Lapangan

Indonesia menjadi salah satu negara pertama di Asia Tenggara yang menguji coba robot humanoid berkaki dua langsung di pabrik komersial aktif, bukan lagi sekadar demo di panggung pameran teknologi.

Fokus ke Pelatihan Karyawan Lokal

Pihak manajemen pabrik memastikan bahwa implementasi teknologi cerdas ini dibarengi dengan pelatihan keterampilan baru bagi para teknisi lokal. Sebanyak 150 staf lokal saat ini sedang dilatih untuk menjadi operator pemeliharaan sistem robotika dan analis data industri, sehingga transfer ilmu berjalan nyata di lapangan.

Standar Keselamatan Kerja Berdampingan dengan Robot AI

Pihak manajemen pabrik memastikan bahwa implementasi robot humanoid telah melewati uji sertifikasi keselamatan internasional ISO untuk robotika kolaboratif. Para teknisi lapangan dibekali pelatihan kendali darurat dan pemahaman sensor jarak ultrasonik guna memastikan pergerakan mekanis robot tidak membahayakan pekerja manusia.

"Robot ini bukan untuk menggantikan tenaga kerja manusia, melainkan menjadi asisten cerdas yang mengambil alih beban fisik berisiko tinggi seperti mengangkat pelat baja panas dan memutar baut bertekanan ribuan pascal. Pekerja kami kini bisa fokus pada supervisi teknis dan pemrograman presisi." ungkap Manajer Operasional Pabrik Perakitan Cikarang, Bambang Irawan (46), saat diwawancarai wartawan.

Keberhasilan uji coba robot humanoid di Cikarang menandai babak baru modernisasi industri manufaktur nasional yang memadukan keunggulan teknologi otomasi canggih dengan perlindungan keselamatan tenaga kerja.

Dukungan regulasi pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat luas menjadi faktor kunci agar inisiatif positif ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan, menghadirkan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat serta kemajuan sektor terkait di tingkat nasional.

Berita Jawa Timur Lainnya

Tulis Komentar atau Opini Baru

Nama, email, dan website bersifat opsional (boleh dikosongkan). Anda bisa langsung mengetik opini Anda dan menekan tombol Kirim.

Beranda Surabaya Viral Cari Menu
KORAN JATIM