Jumat, 25 September 2026 | 00:46 WIB (Surabaya) | Surabaya 32°C Malang 24°C
KJ JATIM
KORAN JATIM SUARA & TREN TERKINI JAWA TIMUR
HOTLINE REDAKSI SIAGA 24 JAM
Layanan Pengaduan & Hak Jawab Warga Jatim
+62 812-3344-5566 • redaksi@koranonlinejatim.my.id
KILAT JATIM
Beranda / Hiburan / Nostalgia Permainan Tradisional Egrang dan Gasing...
Hiburan

Nostalgia Permainan Tradisional Egrang dan Gasing Kayu di Festival Anak Merdeka Bantul: Lepas Candu Layar Ponsel

A
Liputan: admin
Wartawan Koran Online Jatim
•
Kamis, 17 September 2026
•
Waktu Baca: 3 Menit
Nostalgia Permainan Tradisional Egrang dan Gasing Kayu di Festival Anak Merdeka Bantul: Lepas Candu Layar Ponsel
Standar Verifikasi & Independensi Pers
Berita ini telah melalui proses konfirmasi narasumber primer dan pedoman cek fakta Dewan Pers.
Hak Jawab

BANTUL, BERITA VIRAL TERKINI — Gelak tawa riang dan sorak-sorai ribuan anak-anak sekolah dasar menggema di lapangan rumput terbuka Desa Triwidadi, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam gelaran semarak "Festival Permainan Tradisional Anak Merdeka", anak-anak usia dini larut dalam kegembiraan memainkan aneka dolanan anak tradisional tempo dulu mulai dari adu gasing kayu putar, balap egrang bambu jangkung, bakiak panjang kayu, hingga gobak sodor.

Festival kebudayaan rakyat yang diinisiasi oleh komunitas pegiat dolanan anak tradisional ini menjadi antitesis positif terhadap fenomena kecanduan gawai digital yang kerap mengurung anak-anak di dalam kamar dan memicu isolasi sosial.

Melatih Keseimbangan Motorik Kasar dan Keberanian Berdiri di Atas Egrang

Atraksi balap egrang bambu menjadi arena paling menantang yang menguji ketangkasan keseimbangan tubuh dan keberanian anak-anak.

Ketua Komunitas Dolanan Tradisional Nusantara, Ki Joko Lelono (46), menuturkan bahwa langkah penanganan ini membutuhkan ketelatenan tinggi. "Permainan tradisional nenek moyang kita sarat dengan stimulasi tumbuh kembang fisik dan mental anak yang sangat luar biasa. Menaiki egrang bambu melatih koordinasi motorik kaki, tangan, dan keberanian menaklukkan rasa takut jatuh. Adu gasing kayu melatih ketelitian melilitkan tali dan ketepatan melempar. Yang paling indah, permainan tradisional selalu dimainkan bersama kawan di lapangan terbuka, mengajarkan anak bersosialisasi, belajar menerima kekalahan dengan lapang dada, dan merayakan kemenangan bersama dengan riang gembira." ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi.

Anak-anak saling menyemangati kawannya yang berjuang menjaga keseimbangan di atas pijakan bambu setinggi lima puluh sentimeter.

Kebahagiaan Orang Tua Menyaksikan Anak Aktif Bergerak di Alam Terbuka

Antusiasme para orang tua yang mendampingi buah hati mereka sangat tinggi menyaksikan anak-anak berkeringat sehat terpapar sinar matahari pagi.

Apresiasi serupa diungkapkan oleh Salah seorang orang tua murid, Ibu Susilowati (34), yang menyaksikan langsung dampak nyata kegiatan tersebut. "Senang sekali melihat anak saya bisa tertawa lepas berlari-larian di rumput bersama teman-temannya tanpa memikirkan ponsel pintar sama sekali. Biasanya kalau di rumah susah sekali disuruh lepas dari game online. Di festival ini dia belajar main gasing kayu dan bakiak sampai bajunya kotor tapi wajahnya berseri-seri bahagia. Ini rekreasi keluarga yang sangat mendidik dan menyehatkan fisik anak." tuturnya dengan mata berbinar.

Panitia menyediakan hadiah cenderamata berupa mainan kit gasing kayu dan yoyo kayu tradisional buatan perajin desa setempat bagi seluruh peserta.

Manfaat Edukasi Permainan Tradisional bagi Tumbuh Kembang Anak

Pemberdayaan dolanan rakyat dalam membentuk karakter generasi muda:

  • Mengembangkan Keterampilan Sosial Interaktif: Belajar bernegosiasi aturan main, menghormati giliran main, dan membangun kerja sama tim dalam olahraga beregu.
  • Meningkatkan Kebugaran Jasmani dan Ketangkasan: Aktivitas fisik berlari dan melompat merangsang pertumbuhan kepadatan tulang dan kekuatan otot anak secara alami.
  • Melestarikan Warisan Kekayaan Kultural Leluhur: Menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap kekayaan budaya nusantara sejak bangku usia dini.

Semarak Festival Permainan Tradisional di Bantul membuktikan bahwa kebahagiaan hakiki masa kanak-kanak bermula dari kebebasan bermain aktif di alam terbuka bersama kawan sebaya, merawat fitrah keceriaan jiwa generasi penerus bangsa.

Dukungan regulasi pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat luas menjadi faktor kunci agar inisiatif dan terobosan ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan, menghadirkan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat serta kemajuan sektor terkait di tingkat nasional.

Melalui semangat gotong royong dan pemanfaatan teknologi tepat guna, berbagai tantangan di lapangan dapat diurai secara bertahap demi mewujudkan tatanan kehidupan yang lebih maju, mandiri, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan warga.

Berita Jawa Timur Lainnya

Tulis Komentar atau Opini Baru

Nama, email, dan website bersifat opsional (boleh dikosongkan). Anda bisa langsung mengetik opini Anda dan menekan tombol Kirim.

Beranda Surabaya Viral Cari Menu
KORAN JATIM