Jumat, 25 September 2026 | 01:17 WIB (Surabaya) | Surabaya 32°C Malang 24°C
KJ JATIM
KORAN JATIM SUARA & TREN TERKINI JAWA TIMUR
HOTLINE REDAKSI SIAGA 24 JAM
Layanan Pengaduan & Hak Jawab Warga Jatim
+62 812-3344-5566 • redaksi@koranonlinejatim.my.id
KILAT JATIM
Beranda / Hiburan / Tren Konser Bebas Sampah Mulai Diterapkan...
Hiburan

Tren Konser Bebas Sampah Mulai Diterapkan di Jakarta: Penonton Bawa Tumbler Sendiri dan Pilah Botol di Lokasi

A
Liputan: admin
Wartawan Koran Online Jatim
•
Kamis, 17 September 2026
•
Waktu Baca: 3 Menit
Tren Konser Bebas Sampah Mulai Diterapkan di Jakarta: Penonton Bawa Tumbler Sendiri dan Pilah Botol di Lokasi
Standar Verifikasi & Independensi Pers
Berita ini telah melalui proses konfirmasi narasumber primer dan pedoman cek fakta Dewan Pers.
Hak Jawab

JAKARTA, BERITA VIRAL TERKINI — Ada pemandangan menyejukkan hati yang terlihat seusai pergelaran festival musik indie bertajuk Harmony in Green di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu malam. Ketika puluhan ribu penonton mulai beranjak meninggalkan area lapangan seusai penampilan musisi penutup, lantai rumput lapangan tetap tampak bersih tanpa ada tumpukan botol plastik atau bungkus makanan yang berserakan.

Tinggalkan Kebiasaan Menumpuk Sampah Plastik Sekali Pakai

Bila selama bertahun-tahun acara konser musik akbar kerap menyisakan masalah klasik berupa gunungan tonase sampah plastik sekali pakai, inisiatif anyar bertajuk konser ramah lingkungan (*Zero Waste Concert*) kini mulai menjadi standar baru di kalangan promotor musik nasional.

Pihak penyelenggara mewajibkan seluruh pemegang tiket untuk membawa botol minum (*tumbler*) pribadi dari rumah. Di dalam area festival, promotor menyediakan belasan stasiun pengisian air minum gratis (*water refill station*) higienis yang dapat diakses penonton kapan saja tanpa perlu membeli air kemasan botol plastik sekali pakai yang mahal.

Selain urusan minuman, seluruh gerai penjual makanan di area bazar festival diwajibkan menyajikan makanan menggunakan wadah piring berbahan serat jagung atau daun pisang yang mudah terurai hayati (*biodegradable*). Sedotan plastik dan kantong kresek dilarang keras beredar di seluruh area konser.

Bahkan gelang tiket masuk yang biasanya terbuat dari bahan plastik vinil sintetis kini diganti dengan gelang kain tenun organik berbenih tanaman. Seusai konser, penonton dapat menanam gelang tersebut di pot rumah untuk menumbuhkan bunga kenikir atau kemangi segar.

“Awalnya sempat kepikiran bakal ribet harus tenteng tumbler sendiri pas loncat-loncat nonton band favorit di depan panggung festival. Tapi ternyata malah enak banget, air minum gratis bisa isi ulang terus jadi nggak haus di tengah kerumunan panas. Terus pas pulang lihat rumputnya bersih nggak keinjak-injak sampah botol, rasanya bangga banget bisa jadi penonton yang beradab dan bertanggung jawab,” cerita Anisa Putri (23), salah satu penonton festival asal Depok.

Peran Relawan Muda dan Edukasi Pilah Sampah

Keberhasilan konsep konser bersih ini tidak terlepas dari peran aktif ratusan anak muda yang bergabung sebagai relawan lingkungan di lokasi acara:

Di setiap sudut lapangan berdiri pos pemilahan sampah terpadu yang dijaga oleh relawan ramah senyum. Mereka siap memandu penonton untuk memisahkan sampah organik sisa makanan, wadah kertas kompos, serta kemasan alumunium kaleng minuman ringan ke dalam wadah tempat sampah warna-warni yang terpisah.

Musisi yang tampil di atas panggung pun ikut menyuarakan pesan peduli lingkungan di sela-sela pergantian lagu, mengajak penonton untuk saling mengingatkan teman di sebelahnya agar tidak membuang tisu atau puntung rokok sembarangan di rumput lapangan.

  • Stasiun Isi Ulang Air Bersih Melimpah: Menyediakan air mineral terfiltrasi UV secara cuma-cuma, berhasil menghemat penggunaan lebih dari 45.000 botol plastik sekali pakai dalam satu hari acara.
  • Pengolahan Sampah Organik Menjadi Kompos: Seluruh sisa makanan dari dapur bazar langsung diangkut oleh mitra pengolah limbah lokal untuk diolah menjadi pupuk kompos tanaman kota.
  • Daur Ulang Kaleng dan Kertas: Sampah anorganik yang terkumpul disalurkan ke bank sampah binaan pemuda untuk didaur ulang kembali menjadi produk kerajinan bermanfaat.
  • Emisi Karbon Diimbangi Penanaman Pohon: Promotor menyisihkan sebagian keuntungan penjualan tiket untuk mendanai program penanaman 2.000 bibit pohon bakau di pesisir Teluk Jakarta.

🌿 Gerakan Konser Masa Depan

Menikmati alunan musik panggung megah tidak harus dibayar dengan merusak kelestarian lingkungan hidup. Kesadaran kolektif generasi muda dalam menjaga kebersihan fasilitas publik adalah wujud nyata kematangan budaya bermusik tanah air.

Berita Jawa Timur Lainnya

Tulis Komentar atau Opini Baru

Nama, email, dan website bersifat opsional (boleh dikosongkan). Anda bisa langsung mengetik opini Anda dan menekan tombol Kirim.

Beranda Surabaya Viral Cari Menu
KORAN JATIM