Senin, 28 September 2026 | 16:20 WIB (Surabaya) | Surabaya 32°C Malang 24°C
KJ JATIM
KORAN JATIM SUARA & TREN TERKINI JAWA TIMUR
HOTLINE REDAKSI SIAGA 24 JAM
Layanan Pengaduan & Hak Jawab Warga Jatim
+62 812-3344-5566 • redaksi@koranonlinejatim.my.id
KILAT JATIM
Beranda / Tren Viral / Kisah Inspiratif Guru Honorer Pedalaman Kutai...
Tren Viral

Kisah Inspiratif Guru Honorer Pedalaman Kutai Barat: Kayuh Sampan Mengajar Anak-Anak Pelosok Sungai

A
Liputan: admin
Wartawan Koran Online Jatim
•
Kamis, 17 September 2026
•
Waktu Baca: 3 Menit
Kisah Inspiratif Guru Honorer Pedalaman Kutai Barat: Kayuh Sampan Mengajar Anak-Anak Pelosok Sungai
Standar Verifikasi & Independensi Pers
Berita ini telah melalui proses konfirmasi narasumber primer dan pedoman cek fakta Dewan Pers.
Hak Jawab

KUTAI BARAT, BERITA VIRAL TERKINI — Di balik rimbunnya belantara hutan Kalimantan Timur yang dibelah aliran riam Sungai Mahakam yang deras, dedikasi seorang pendidik muda menjadi lentera penerang bagi puluhan anak-anak pelosok desa terpencil. Pak Antonius Sandi (33), seorang guru honorer sekolah dasar di pedalaman Kabupaten Kutai Barat, setiap pagi mendayung perahu sampan kayu kecilnya selama satu setengah jam menantang arus sungai demi memastikan anak-anak suku Dayak Benuaq tidak putus sekolah.

Meskipun hanya menerima upah honorer bulanan sebesar enam ratus ribu rupiah yang sering kali terlambat cair berbulan-bulan, semangat ketulusan hatinya dalam mengajar membaca, menulis, dan berhitung di ruang kelas berlantai papan kayu lapuk tidak pernah surut sedikit pun dimakan getirnya kehidupan.

Menembus Kabut Pagi dan Pusaran Riam Sungai Berbahaya

Jalur transportasi sungai adalah satu-satunya urat nadi penghubung menuju dusun tempat sekolah panggung terpencil tempat Pak Anton mengabdi, karena ketiadaan jalan darat yang dapat dilalui kendaraan bermotor.

Sosok guru pejuang pedalaman, Antonius Sandi (33), menuturkan bahwa langkah penanganan ini membutuhkan ketelatenan tinggi. "Kalau musim hujan tiba dan debit air sungai meluap tinggi dengan batang kayu gelondongan hanyut dari hulu, mengayuh sampan dayung ini butuh kewaspadaan ekstra agar perahu tidak terbalik dihantam pusaran riam. Tapi begitu sampai di dermaga bambu sekolah dan melihat binar mata anak-anak menyambut saya sambil memegang buku tulis lusuh, seluruh rasa takut dan pegal di lengan tangan ini hilang tak berbekas. Anak-anak rimba ini berhak punya masa depan cerah sama seperti anak-anak di kota besar." ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi.

Di dalam ruang kelas sederhana beratap seng bocor, Pak Anton mengajar murid gabungan kelas satu hingga kelas empat secara bergantian dengan metode cerita dongeng dan permainan edukatif interaktif yang penuh kegembiraan.

Simpati Meluas Mengalirkan Bantuan Perahu Mesin dan Buku

Kisah pengabdian tanpa pamrih Pak Anton yang diabadikan oleh seorang tenaga medis puskesmas keliling dan diunggah ke media sosial memicu gelombang simpati luar biasa dari ribuan donatur di seluruh nusantara.

Apresiasi serupa diungkapkan oleh Salah seorang tokoh adat Dayak Kutai Barat, Tetua Lian (62), yang menyaksikan langsung dampak nyata kegiatan tersebut. "Pak Anton ini sudah kami anggap seperti anak kandung sendiri oleh warga kampung. Beliau bukan cuma mengajar anak-anak membaca, tapi kalau malam hari sering bantu bapak-bapak belajar mengisi surat administrasi desa. Kami sangat bersyukur donatur di kota menghadiahkan perahu bermesin tempel dan ratusan buku ensiklopedia baru untuk sekolah kami." tuturnya dengan mata berbinar.

Pemberian perahu mesin tempel donasi warganet kini memangkas waktu tempuh perjalanan Pak Anton menjadi hanya dua puluh lima menit, memungkinkannya mengajar lebih bugar setiap hari.

Panggilan Jiwa Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Kisah dedikasi guru honorer pedalaman Kalimantan menggarisbawahi beberapa refleksi mendalam mengenai realitas pendidikan nasional:

  • Kebutuhan Afirmasi Kesejahteraan Guru Honorer 3T: Pemerintah perlu mempercepat pengangkatan status ASN bagi tenaga pendidik yang mengabdi di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal.
  • Pemerataan Fasilitas Belajar Sekolah Panggung: Renovasi gedung sekolah berbahan kayu dan pengadaan panel surya mandiri sangat mendesak bagi sekolah pelosok.
  • Dukungan Buku Bacaan Berkualitas: Pengiriman buku cerita sains dan atlas dunia secara berkelanjutan membuka wawasan anak-anak rimba tentang luasnya dunia.

Kayuhan dayung Pak Anton di tenangnya aliran Sungai Mahakam adalah bukti abadi bahwa cinta kasih seorang guru mampu menembus rimba belantara terdalam, menyalakan lentera harapan bagi terwujudnya cita-cita luhur mencerdaskan seluruh anak bangsa Indonesia.

Berita Jawa Timur Lainnya

Tulis Komentar atau Opini Baru

Nama, email, dan website bersifat opsional (boleh dikosongkan). Anda bisa langsung mengetik opini Anda dan menekan tombol Kirim.

Beranda Surabaya Viral Cari Menu
KORAN JATIM