Senin, 28 September 2026 | 16:20 WIB (Surabaya) | Surabaya 32°C Malang 24°C
KJ JATIM
KORAN JATIM SUARA & TREN TERKINI JAWA TIMUR
HOTLINE REDAKSI SIAGA 24 JAM
Layanan Pengaduan & Hak Jawab Warga Jatim
+62 812-3344-5566 • redaksi@koranonlinejatim.my.id
KILAT JATIM
Beranda / Otomotif / Kiat Menghilangkan Bau Apek pada Saluran...
Otomotif

Kiat Menghilangkan Bau Apek pada Saluran AC Mobil: Gunakan Fogging Antibakteri dan Ganti Filter Kabin

A
Liputan: admin
Wartawan Koran Online Jatim
•
Kamis, 17 September 2026
•
Waktu Baca: 3 Menit
Kiat Menghilangkan Bau Apek pada Saluran AC Mobil: Gunakan Fogging Antibakteri dan Ganti Filter Kabin
Standar Verifikasi & Independensi Pers
Berita ini telah melalui proses konfirmasi narasumber primer dan pedoman cek fakta Dewan Pers.
Hak Jawab

DEPOK, BERITA VIRAL TERKINI — Memasuki kabin mobil dan menyalakan hembusan pendingin udara (AC) di tengah terik cuaca siang hari seharusnya menghadirkan kesejukan udara segar yang melegakan pernapasan. Namun tidak jarang hembusan angin kisi-kisi AC mobil justru mengeluarkan aroma apek asam menyengat menyerupai bau kaus kaki basah yang membuat pusing kepala seluruh penumpang. Aroma apek tersebut merupakan indikasi kuat adanya koloni jamur mikroskopis dan bakteri pembusuk yang bersarang di kisi-kisi basah evaporator AC.

Mengatasi masalah bau apek pada saluran AC mobil bukan sekadar menyemprotkan parfum wewangian mobil kimiawi di depan kisi-kisi AC yang justru memperparah endapan kotoran, melainkan memerlukan sterilisasi tuntas pada filter kabin dan sirip pendingin evaporator.

Evaporator Lembap: Sarang Sempurna Perkembangbiakan Jamur

Prinsip kerja evaporator AC mobil mendinginkan udara kabin menghasilkan titik embun air kondensasi alami di sirip-sirip aluminium evaporator di balik dasbor mobil.

Spesialis perawatan pendingin AC mobil di Depok, Mulyadi (44), menuturkan bahwa langkah penanganan ini membutuhkan ketelatenan tinggi. "Saat mobil dimatikan sesaat setelah AC menyala dingin, ruang evaporator di balik dasbor akan berada dalam kondisi gelap, basah lembap, dan hangat. Kondisi ini menjadi sarang paling ideal bagi pertumbuhan spora jamur kapang dan bakteri pembusuk debu kabin. Begitu AC mobil dinyalakan kembali keesokan paginya, hembusan blower angin akan meniupkan spora jamur dan bau apek tersebut langsung ke hidung penumpang. Parfum gantung mobil yang mengandung zat minyak justru akan tersedot blower dan menempel di kisi-kisi basah, berubah menjadi kerak lendir cokelat yang makin bau apek." ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi.

Menghirup spora jamur AC mobil secara terus-menerus dapat memicu gangguan pernapasan, reaksi alergi bersin-bersin, dan memperparah gejala asma pada anak-anak.

Solusi Ganti Filter Kabin Karbon Aktif dan Fogging Antibakteri

Langkah awal yang paling murah dan dapat dilakukan sendiri di rumah adalah memeriksa dan mengganti filter kabin (*cabin air filter*) di balik laci dasbor mobil yang biasanya sudah hitam pekat berdebu tebal.

Apresiasi serupa diungkapkan oleh Teknisi salon mobil dan perawatan kabin, Rio Dewanto (33), yang menyaksikan langsung dampak nyata kegiatan tersebut. "Gunakan filter kabin yang mengandung lapisan karbon aktif (*activated carbon*) yang mampu menyerap bau asap rokok dan gas polutan luar. Selanjutnya lakukan sterilisasi kabin menggunakan metode thermal fogging atau ozonisasi antibakteri selama dua puluh menit dengan AC menyala resirkulasi penuh. Asap kabut disinfektan nabati akan menyusup ke lorong pipa ventilasi tersempit di dalam dasbor, membunuh 99 persen kuman bakteri dan jamur penyebab bau apek sampai ke sarangnya." tuturnya dengan mata berbinar.

Setelah proses pengasapan fogging selesai, aroma kabin mobil akan kembali netral, bersih, dan segar tanpa bau parfum menyengat yang bikin mual.

Kebiasaan Cerdas Mencegah Evaporator Berjamur

Terapkan kebiasaan mengemudi cerdas berikut guna menjaga evaporator AC mobil selalu kering dan bebas jamur:

  • Matikan Tombol AC 5 Menit Sebelum Tiba: Matikan tombol A/C (kompresor) dan biarkan blower angin tetap menyala kencang sesaat sebelum parkir untuk mengeringkan embun evaporator.
  • Pantang Merokok di Dalam Kabin Mobil Ber-AC: Asap rokok dan uap vape mengandung tar nikotin lengket yang menempel di evaporator dan sangat sulit dihilangkan baunya.
  • Ganti Filter Kabin Setiap 10.000 Km: Jadwalkan penggantian filter kabin secara teratur bersamaan dengan jadwal servis ganti oli mesin berkala.

Menjaga kebersihan saluran AC mobil bukan hanya tentang kenyamanan aroma wangi kabin, melainkan tentang ikhtiar nyata melindungi kesehatan paru-paru seluruh anggota keluarga di setiap hembusan sejuk perjalanan berkendara.

Berita Jawa Timur Lainnya

Tulis Komentar atau Opini Baru

Nama, email, dan website bersifat opsional (boleh dikosongkan). Anda bisa langsung mengetik opini Anda dan menekan tombol Kirim.

Beranda Surabaya Viral Cari Menu
KORAN JATIM