Senin, 28 September 2026 | 16:21 WIB (Surabaya) | Surabaya 32°C Malang 24°C
KJ JATIM
KORAN JATIM SUARA & TREN TERKINI JAWA TIMUR
HOTLINE REDAKSI SIAGA 24 JAM
Layanan Pengaduan & Hak Jawab Warga Jatim
+62 812-3344-5566 • redaksi@koranonlinejatim.my.id
KILAT JATIM
Beranda / Gaya Hidup / Manfaat Minum Teh Hijau Hangat Tanpa...
Gaya Hidup

Manfaat Minum Teh Hijau Hangat Tanpa Gula: Kaya Antioksidan EGCG, Jaga Berat Badan, dan Segarkan Nafas

A
Liputan: admin
Wartawan Koran Online Jatim
•
Kamis, 17 September 2026
•
Waktu Baca: 3 Menit
Manfaat Minum Teh Hijau Hangat Tanpa Gula: Kaya Antioksidan EGCG, Jaga Berat Badan, dan Segarkan Nafas
Standar Verifikasi & Independensi Pers
Berita ini telah melalui proses konfirmasi narasumber primer dan pedoman cek fakta Dewan Pers.
Hak Jawab

BOGOR, BERITA VIRAL TERKINI — Di tengah maraknya tren minuman kekinian yang sarat sirup fruktosa dan krimer buatan, kebiasaan tradisional menyeduh secangkir teh hijau (*Camellia sinensis*) hangat tanpa tambahan gula kembali menjadi pilihan gaya hidup sehat masyarakat urban. Para peneliti nutrisi klinis memaparkan bukti ilmiah mengenai kandungan senyawa polifenol epigallocatechin gallate (EGCG) di dalam pucuk daun teh hijau yang memiliki khasiat luar biasa dalam menangkal radikal bebas serta mengoptimalkan pembakaran timbunan lemak tubuh.

Proses pengolahan daun teh hijau yang hanya melewati tahap pemanasan uap (*steaming*) tanpa fermentasi oksidasi enzimatik memungkinkan seluruh kandungan nutrisi alami bioaktif di dalamnya terjaga utuh secara maksimal.

Meningkatkan Metabolisme Basal dan Oksidasi Asam Lemak

Senyawa aktif EGCG yang berpadu dengan kandungan kafein alami dosis ringan dalam teh hijau terbukti secara klinis mampu mempercepat laju metabolisme tubuh (*thermogenesis*).

Ahli Nutrisi dan Biokimia Pangan, Dr. apt. Irma Susilawati, M.Si, menuturkan bahwa langkah penanganan ini membutuhkan ketelatenan tinggi. "Banyak orang tidak menyadari bahwa teh hijau adalah pembakar kalori alami yang sangat aman jika dikonsumsi tanpa gula. Senyawa EGCG bekerja dengan menghambat enzim pengurai hormon norepinefrin, sehingga sinyal tubuh untuk memecah sel lemak menjadi energi berlangsung lebih efisien, terutama saat dipadukan dengan jalan cepat atau olahraga aerobik ringan. Minum dua cangkir teh hijau hangat setiap pagi juga membantu menstabilkan sensitivitas insulin dan mencegah lonjakan lemak perut." ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi.

Kandungan katekin dalam seduhan teh hijau terbukti membunuh bakteri penyebab plak gigi dan bau mulut tak sedap (*halitosis*).

Perlindungan Seluler Melawan Stres Oksidatif dan Penuaan Dini

Kadar antioksidan tinggi pada teh hijau memberikan perlindungan mendalam bagi kesehatan sel-sel endotel pembuluh darah dan keremajaan kulit.

Apresiasi serupa diungkapkan oleh Praktisi Gaya Hidup Sehat Holistik, dr. David Santoso, yang menyaksikan langsung dampak nyata kegiatan tersebut. "Polusi udara kota, paparan sinar UV matahari, dan makanan gorengan cepat saji membebani tubuh dengan jutaan molekul radikal bebas perusak DNA sel. Antioksidan EGCG pada teh hijau memiliki daya tangkal seratus kali lebih kuat dibandingkan vitamin C dalam menetralkan molekul perusak tersebut. Kulit menjadi tampak lebih lembap, peradangan jerawat mereda, dan elastisitas pembuluh darah arteri jantung tetap terjaga elastis lentur." tuturnya dengan mata berbinar.

Menikmati aroma herbal teh hijau hangat saat jeda kerja kantor juga merangsang produksi gelombang alfa otak yang memicu rasa rileks dan tenang berkat kandungan asam amino L-theanine.

Teknik Menyeduh Teh Hijau yang Benar agar Tidak Pahit Kelat

Panduan memaksimalkan ekstraksi nutrisi seduhan teh hijau:

  • Gunakan Air Bersuhu 80 Derajat Celcius: Jangan pernah menyeduh teh hijau dengan air mendidih 100 derajat karena akan merusak senyawa EGCG dan membuat rasa sangat pahit.
  • Waktu Penyeduhan Maksimal Tiga Menit: Cukup rendam daun teh hijau selama dua hingga tiga menit untuk mengeluarkan rasa manis umami alami yang lembut.
  • Hindari Minum Teh Hijau Bersamaan Obat Medis: Beri jeda minimal dua jam antara minum teh hijau dengan konsumsi obat dokter atau suplemen penambah darah zat besi.

Menjadikan secangkir teh hijau hangat tanpa gula sebagai ritual harian adalah langkah sederhana namun sarat berkah kesehatan jangka panjang, merawat kebugaran raga dan ketenangan jiwa di tengah dinamika hidup modern.

Dukungan regulasi pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat luas menjadi faktor kunci agar inisiatif dan terobosan ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan, menghadirkan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat serta kemajuan sektor terkait di tingkat nasional.

Berita Jawa Timur Lainnya

Tulis Komentar atau Opini Baru

Nama, email, dan website bersifat opsional (boleh dikosongkan). Anda bisa langsung mengetik opini Anda dan menekan tombol Kirim.

Beranda Surabaya Viral Cari Menu
KORAN JATIM