Senin, 28 September 2026 | 16:17 WIB (Surabaya) | Surabaya 32°C Malang 24°C
KJ JATIM
KORAN JATIM SUARA & TREN TERKINI JAWA TIMUR
HOTLINE REDAKSI SIAGA 24 JAM
Layanan Pengaduan & Hak Jawab Warga Jatim
+62 812-3344-5566 • redaksi@koranonlinejatim.my.id
KILAT JATIM
Beranda / Otomotif / Tips Berkendara Aman Lewati Jalur Turunan...
Otomotif

Tips Berkendara Aman Lewati Jalur Turunan Curam: Manfaatkan Engine Brake dan Hindari Rem Terus Menerus

A
Liputan: admin
Wartawan Koran Online Jatim
•
Kamis, 17 September 2026
•
Waktu Baca: 3 Menit
Tips Berkendara Aman Lewati Jalur Turunan Curam: Manfaatkan Engine Brake dan Hindari Rem Terus Menerus
Standar Verifikasi & Independensi Pers
Berita ini telah melalui proses konfirmasi narasumber primer dan pedoman cek fakta Dewan Pers.
Hak Jawab

BOGOR, BERITA VIRAL TERKINI — Kawasan wisata perbukitan yang memiliki jalur lintasan tanjakan dan turunan curam seperti kawasan Puncak Bogor, Cangar Malang, hingga Kelok 44 Sumatra Barat kerap menjadi lokasi terjadinya insiden fatal kecelakaan rem blong (*brake fade*). Para instruktur keselamatan berkendara (*defensive driving*) menekankan pentingnya penguasaan teknik pengereman mesin (*engine brake*) baik pada mobil bertransmisi manual maupun otomatis guna mencegah fenomena rem panas berasap yang membahayakan nyawa pengemudi dan keluarga.

Kebiasaan salah pengemudi yang terus-menerus menginjak pedal rem sepanjang jalan menurun menyebabkan piringan cakram dan kampas rem mengalami panas berlebih (*overheating*) hingga minyak rem mendidih membentuk gelembung udara uap air yang melenyapkan daya gigit cengkeraman rem.

Mekanisme Kerja Engine Brake Menahan Laju Bobot Kendaraan

Pengereman mesin memanfaatkan kompresi ruang bakar mesin untuk menahan putaran roda saat pedal gas dilepas pada posisi gigi rasio rendah.

Instruktur Senior Indonesia Defensive Driving Center (IDDC), Budi Santoso (49), menuturkan bahwa langkah penanganan ini membutuhkan ketelatenan tinggi. "Prinsip utama melewati turunan curam adalah jangan pernah membiarkan mobil meluncur bebas dalam posisi gigi netral atau gigi tinggi D pada transmisi matik. Sebelum masuk ke turunan curam, kurangi kecepatan mobil dan segera pindahkan tuas transmisi manual ke gigi dua atau satu. Pada mobil matik, geser tuas ke posisi Low (L) atau mode manual gigi rendah. Biarkan suara deru putaran mesin menahan laju kendaraan, sehingga fungsi kampas rem hanya dipakai sesekali sebagai penahan akhir." ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi.

Tanda kampas rem mulai terbakar akibat panas berlebih adalah munculnya bau sangit gosong khas asbes dan pedal rem yang terasa amblas saat diinjak.

Pemberian Jeda Istirahat Piringan Cakram di Jalur Ekstrem

Ketika menempuh perjalanan melintasi jalur pegunungan yang panjang, pengemudi disarankan meluangkan waktu beristirahat di kantong penyelamat atau rest area.

Apresiasi serupa diungkapkan oleh Kepala Satuan Lalu Lintas Wilayah Pegunungan, AKP Suryanto (42), yang menyaksikan langsung dampak nyata kegiatan tersebut. "Jika pengemudi sudah merasakan pijakan rem mulai mengeras atau tercium bau sangit terbakar dari arah roda mobil, segera cari tempat parkir yang aman dan datar untuk mendinginkan komponen rem secara alami dengan hembusan angin. Pantang sekali menyiram piringan cakram rem yang panas membara dengan air dingin karena piringan besi cor bisa langsung retak atau melengkung permanen." tuturnya dengan mata berbinar.

Pemeriksaan ketebalan kampas rem dan kualitas cairan minyak rem dengan alat pendeteksi kelembapan air wajib dilakukan sebelum memulai perjalanan liburan ke pegunungan.

Panduan Pengendalian Rem saat Melewati Rute Perbukitan

Langkah antisipasi keselamatan menuruni jalur terjal berkelok:

  • Terapkan Metode Pengereman Intermiten Pulsa: Injak pedal rem secara tegas untuk menurunkan kecepatan lalu lepaskan kembali sesaat agar udara mendinginkan cakram rem.
  • Jaga Jarak Aman Berlipat dengan Kendaraan di Depan: Memberi ruang henti yang longgar guna mengantisipasi manuver berhenti mendadak truk muatan berat di turunan.
  • Pahami Jalur Evakuasi Darurat Jalur Pasir: Perhatikan rambu keberadaan jalur penyelamat darurat di sisi kiri jalan turunan jika terjadi kegagalan sistem rem fatal.

Menaklukkan jalur turunan pegunungan dengan aman menuntut ketenangan mental, pemahaman karakter teknis kendaraan, dan penerapan teknik pengereman mesin yang disiplin demi menjaga keselamatan seluruh penumpang hingga tujuan.

Dukungan regulasi pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat luas menjadi faktor kunci agar inisiatif dan terobosan ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan, menghadirkan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat serta kemajuan sektor terkait di tingkat nasional.

Berita Jawa Timur Lainnya

Tulis Komentar atau Opini Baru

Nama, email, dan website bersifat opsional (boleh dikosongkan). Anda bisa langsung mengetik opini Anda dan menekan tombol Kirim.

Beranda Surabaya Viral Cari Menu
KORAN JATIM