Senin, 28 September 2026 | 16:21 WIB (Surabaya) | Surabaya 32°C Malang 24°C
KJ JATIM
KORAN JATIM SUARA & TREN TERKINI JAWA TIMUR
HOTLINE REDAKSI SIAGA 24 JAM
Layanan Pengaduan & Hak Jawab Warga Jatim
+62 812-3344-5566 • redaksi@koranonlinejatim.my.id
KILAT JATIM
Beranda / Bisnis & Finansial / Tren Menabung Emas Digital Kian Diminati:...
Bisnis & Finansial

Tren Menabung Emas Digital Kian Diminati: Kenali Selisih Harga Jual-Beli dan Biaya Cetak Fisik

A
Liputan: admin
Wartawan Koran Online Jatim
•
Kamis, 17 September 2026
•
Waktu Baca: 3 Menit
Tren Menabung Emas Digital Kian Diminati: Kenali Selisih Harga Jual-Beli dan Biaya Cetak Fisik
Standar Verifikasi & Independensi Pers
Berita ini telah melalui proses konfirmasi narasumber primer dan pedoman cek fakta Dewan Pers.
Hak Jawab

JAKARTA, BERITA VIRAL TERKINI — Kilau investasi emas sebagai instrumen lindung nilai (*safe haven*) terhadap gerusan inflasi tak pernah pudar di hati masyarakat Indonesia. Namun dalam beberapa tahun terakhir, cara generasi muda membelanjakan modalnya pada logam mulia telah mengalami metamorfosis drastis dari pembelian keping fisik di gerai toko perhiasan menuju tabungan emas digital berbasis aplikasi ponsel.

Fleksibilitas membeli pecahan emas mulai dari nominal sepuluh ribu rupiah memang menjadi magnet luar biasa bagi karyawan pemula. Kendati demikian, investor cerdas wajib memahami mekanisme selisih harga beli-kembali (*spread*) serta biaya cetak batangan sebelum memutuskan menaruh dana dalam jumlah besar.

Kelebihan Tabungan Emas Digital untuk Pemula

Analis pasar komoditas finansial, Aulia Rahman, menjelaskan bahwa keunggulan utama emas digital terletak pada efisiensi modal dan kepraktisan penyimpanan. Investor tidak perlu lagi pusing memikirkan risiko pencurian di lemari rumah atau membayar biaya sewa kotak brankas penyimpanan (*safe deposit box*) di kantor bank.

"Bagi anak muda dengan penghasilan upah minimum yang ingin disiplin menabung rutin setiap minggu, emas digital adalah jembatan ideal. Mereka bisa menyisihkan sisa uang makan Rp 20 ribu atau Rp 50 ribu langsung terkonversi menjadi gramasi emas murni 24 karat secara transparan di aplikasi berizin OJK," papar Aulia di kawasan perkantoran Sudirman.

Maya Puspita (26), salah seorang karyawan swasta di Jakarta Pusat, mengaku terbantu dengan fitur pemotongan otomatis (*auto-debit*) emas digital yang ia pasang tepat di tanggal penerimaan gaji bulanan.

"Kalau harus kumpul uang tunai jutaan rupiah dulu untuk beli emas batangan fisik satu gram, uangnya sering habis terpakai jajan kopi susu dan belanja online. Lewat tabungan digital, tanpa terasa dalam dua tahun saldo gramasi saya sudah terkumpul setara 18 gram," cerita Maya senang saat ditemui di sela jam istirahat kantornya.

Memahami Risiko Selisih Harga dan Biaya Cetak Batangan

Kendati menawarkan banyak kemudahan, Aulia mengingatkan agar masyarakat tidak memperlakukan investasi emas digital seperti instrumen perdagangan kilat (*trading* harian). Emas adalah aset penjaga kekayaan jangka menengah hingga panjang dengan rentang waktu ideal minimal tiga hingga lima tahun.

Hal ini disebabkan adanya selisih antara harga beli dan harga jual kembali (*buyback*) yang biasanya berkisar antara 3 hingga 5 persen di platform aplikasi. Jika investor membeli hari ini lalu menjualnya kembali pekan depan saat harga pasar stagnan, nilai tabungan dipastikan akan mengalami penurunan akibat potongan selisih harga tersebut.

Selain itu, apabila suatu saat pengguna ingin mengonversi saldo digital menjadi kepingan emas fisik berlogo sertifikat resmi, terdapat biaya cetak (*manufacturing fee*) yang besarnya bervariasi tergantung ukuran gramasi kepingan batangan yang dipilih, mulai dari pecahan 0,5 gram hingga 100 gram.

Para perencana keuangan menyarankan alokasi aset emas idealnya berkisar antara 10 hingga 15 persen dari total portofolio kekayaan bersih guna meredam guncangan pasar saat bursa saham mengalami koreksi.

Pemantauan grafik pergerakan harga emas dunia secara berkala melalui aplikasi juga membantu pengguna memahami siklus ekonomi makro, terutama saat suku bunga bank sentral global mengalami perubahan tren.

Tips Aman Memilih Platform Tabungan Emas

Sebelum mulai menempatkan dana tabungan, pastikan Anda hanya menggunakan platform aplikasi yang terdaftar secara resmi di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pilihlah platform yang menjamin bahwa setiap satu gram saldo digital yang tercatat di akun pengguna benar-benar memiliki cadangan emas fisik riil 1:1 yang tersimpan di lembaga kliring berlisensi negara.

Berita Jawa Timur Lainnya

Tulis Komentar atau Opini Baru

Nama, email, dan website bersifat opsional (boleh dikosongkan). Anda bisa langsung mengetik opini Anda dan menekan tombol Kirim.

Beranda Surabaya Viral Cari Menu
KORAN JATIM