Senin, 28 September 2026 | 16:18 WIB (Surabaya) | Surabaya 32°C Malang 24°C
KJ JATIM
KORAN JATIM SUARA & TREN TERKINI JAWA TIMUR
HOTLINE REDAKSI SIAGA 24 JAM
Layanan Pengaduan & Hak Jawab Warga Jatim
+62 812-3344-5566 • redaksi@koranonlinejatim.my.id
KILAT JATIM
Beranda / Teknologi & AI / Uji Coba Internet Satelit Kecepatan Tinggi...
Teknologi & AI

Uji Coba Internet Satelit Kecepatan Tinggi di Puskesmas Terluar Natuna: Layani Konsultasi Medis Spesialis Jarak Jauh

A
Liputan: admin
Wartawan Koran Online Jatim
•
Kamis, 17 September 2026
•
Waktu Baca: 3 Menit
Uji Coba Internet Satelit Kecepatan Tinggi di Puskesmas Terluar Natuna: Layani Konsultasi Medis Spesialis Jarak Jauh
Standar Verifikasi & Independensi Pers
Berita ini telah melalui proses konfirmasi narasumber primer dan pedoman cek fakta Dewan Pers.
Hak Jawab

RANAI, BERITA VIRAL TERKINI — Akses pelayanan kesehatan modern di pulau-pulau tapal batas terluar Indonesia mencatatkan babak sejarah baru yang membanggakan. Puskesmas Pembantu di Pulau Laut, wilayah terdepan Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, yang berbatasan langsung dengan perairan Laut Natuna Utara, kini telah terhubung dengan jaringan internet pita lebar berbasis satelit orbit rendah berkecepatan unduh stabil melampaui 120 Mbps.

Kehadiran konektivitas super cepat ini langsung dimanfaatkan oleh jajaran tenaga kesehatan setempat untuk menggelar layanan konsultasi telemedisin video resolusi tinggi langsung dengan tim dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional di Jakarta. Pasien di pulau terpencil kini dapat diperiksa oleh dokter ahli tanpa harus menyeberangi lautan ganas.

Memangkas Kendala Jarak Tempuh Pelayaran yang Berbahaya

Sebelum adanya jaringan satelit ini, warga Pulau Laut yang menderita penyakit kronis atau ibu hamil dengan komplikasi darurat harus mengarungi lautan menggunakan kapal kayu selama sembilan jam menantang gelombang ombak tinggi menuju ibu kota Ranai untuk mendapatkan pemeriksaan dokter spesialis jantung atau kandungan.

Kepala Puskesmas Pulau Laut, dr. Hendra Wijaya (34), menuturkan bahwa langkah penanganan ini membutuhkan ketelatenan tinggi. "Kemarin ada pasien lansia yang mengalami nyeri dada hebat dan sesak napas. Berkat internet satelit yang stabil tanpa putus, kami bisa menyambungkan rekaman grafik elektrokardiogram jantung pasien secara waktu nyata ke layar monitor dokter spesialis jantung di Jakarta. Dokter di pusat langsung memandu kami memberikan dosis injeksi obat pengencer darah yang tepat. Nyawa pasien berhasil diselamatkan tanpa harus dirujuk menembus badai laut." ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi.

Alat USG nirkabel portabel di puskesmas kini juga dapat memancarkan video pemindaian janin bayi secara jernih untuk dianalisis bersama dokter spesialis obstetri ginekologi di rumah sakit rujukan.

Tenaga Surya Menjamin Keberlangsungan Daya Operasional

Mengingat pasokan listrik dari genset desa di pulau tersebut hanya menyala pada malam hari selama dua belas jam, sistem antena penangkap sinyal satelit dipadukan dengan instalasi panel surya fotovoltaik berkapasitas 3.000 watt dan baterai litium cadangan berdaya tahan 48 jam.

Apresiasi serupa diungkapkan oleh Tokoh masyarakat Pulau Laut, Bapak Ismail (58), yang menyaksikan langsung dampak nyata kegiatan tersebut. "Sekarang kami warga pulau terluar merasa benar-benar diperhatikan sama seperti saudara-saudara kami yang tinggal di kota besar. Anak cucu kami tidak perlu takut lagi kalau sakit mendadak di tengah laut karena dokter di Jakarta bisa langsung memeriksa lewat layar monitor puskesmas." tuturnya dengan mata berbinar.

Kemandirian energi ini memastikan koneksi komunikasi darurat medis tetap siaga aktif 24 jam nonstop meskipun terjadi pemadaman listrik total di perkampungan nelayan sekitar.

Manfaat Strategis Telemedisin di Wilayah Terluar

Integrasi jaringan satelit dan telemedisin di wilayah perbatasan kepulauan menghadirkan dampak transformasi kesehatan yang signifikan:

  • Penyelamatan Nyawa Pasien Kritis: Diagnosis darurat dan terapi obat penyelamat dapat diberikan secara cepat pada jam-jam emas (*golden hour*).
  • Penghematan Biaya Rujukan Pasien: Memangkas ongkos sewa kapal seharga jutaan rupiah untuk rujukan penyakit yang masih dapat ditangani secara lokal.
  • Peningkatan Kompetensi Tenaga Medis Lokal: Dokter umum dan perawat di pulau terpencil mendapatkan pendampingan keilmuan langsung dari dokter konsultan spesialis.

Lompatan teknologi komunikasi satelit ini menjadi bukti nyata komitmen pemerataan hak kesehatan yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali batas geografis terluar.

Dukungan regulasi pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat luas menjadi faktor kunci agar inisiatif dan terobosan ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan, menghadirkan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat serta kemajuan sektor terkait di tingkat nasional.

Berita Jawa Timur Lainnya

Tulis Komentar atau Opini Baru

Nama, email, dan website bersifat opsional (boleh dikosongkan). Anda bisa langsung mengetik opini Anda dan menekan tombol Kirim.

Beranda Surabaya Viral Cari Menu
KORAN JATIM